Masyarakat awan, Realitas, dan Orang2 "sok tau politik"
kepentingan masyarakat, kepentingan elit atau kepentingan masyrakat Indonesia seluruhanya. kebanyakan dari kita hanya melihat, mendengar tanpa tahu bagaimana kondisi di lapangan. kita hanya menonton dan melihat potongan gambar dalam kamera yang dibungkus dengan wacana tanpa adanya proses yang sebenarnya. tanpa editing tan redaksional hanya berita, hanya informasi.
tapi sekarang media bukan lagi menjunjung hal itu, keberpihakan dan kepentingan sudah menjual semuanya. kita tidak bisa netral dan adil bila media saja sudah tidak sesuai prosedur jurnalistik.
media sudah ditelanjangi dengan kepentingan para pemodal, tapi kita bisa apa?
mungkin yang hanya bisa kita lakukan melindungi diri dan orang-orang terdekat untuk saling mengingatkan untuk mengambil sikap terbaik dalam melihat media.
media sekarang seharusnya bisa lebih santun, lebih mendidik dan lebih progrsif dalam membungkus sebuah berita
ini bukan lagi berita, ini hanya wacana yang dibungkus kata berita, kalo akhirnya banyak framing-framing di media tidak berdasarkan kenyataan di lapangan.
mengambil hati rakyat tanpa berbohong, mungkin bukan berbohong, itu hanya visi dan misi seperti sebuah doa kami akan begini, kami akan memperjuangkan ini itu, tapi hasilnya hanya Tuhan yang tau dan bertanggung jawab menentukan segalanya.
saya mahasiswi MAGISTER ILMU POLITIK ngeriii kayaknya bisa menguasai apaa gitu, tapai sesungguhnya teori politik mati di dalam buku-buku etika politik. karena lapangan dan realitas merobek itu semua menjadi sebuah teori pragmatis yang tidak memliki visi jangka panjang untuk sebuah proses kemerdekaan.
yaa kemerdekaan kita yang masih terjajah kebodohan, kemalasan berfikir, dan tidak kritis terhadap setiap masalah yang dihadapi
kita menjadi generasi yang kehilangan jati diri, kehilangan semangat berbangsa dan bernegera.
guru, Tuhan baru kita adalah TV, media sosial dan segala macam visualisasi tentang gaya hidup terbaik semua tercantum dan terangkum dalam media massa
generasi sekarang lebih memilih fashion, food, and fun ya sebatas itu tanpa terkadang kita tak tau mau kemana itu semua bermuara
yang saya rasakan itu hanya hal-hal yang hanya menghimpit jiwa dalm kesunyian dan kehampaan tanpa batas.
kita harus tau rasanya kerja keras, itu menyenangkan raga
kita harus tau rasanya gigih dan optimis itu menyenenangkan jiwa
kita harus tau mimpi itu adalah hal yang harus dijaga dan diperjuangkan
yaa kita harus menjadi bangsa yang maju dan bangga dengan apapun yang kita usahakan tanpa punya niat untuk menyakiti dan menjatuhkan orang lain
hanya bersama-sama berjuang demi bangsa ini demi negeri ini demi agama ini. dan semuanya keglamoran yang sebenarnya adalah pengasingan diri yang sebenarnya.
manusia adalah makhluk pertarung yang hebat entah mengapa eksistensi manusia sekarang dikukung oleh doktrin2 agama yang belum jelas kebenarannya.
terkadang tameng agama menjadi batas-batas palsu untuk mengasingkan diri dari kemanusian dari nilai-nilai agama itu sendiri,
Islam :
rukun islam rukun iman hanya sebuah hapalan anak SD SMP dan SMA yang tidak bermakna, mungkin kita yang sering lupa dan terjerat nafsu dunia yang begitu menjerat jiwa hingga tak mengerti lagi mana yang baik, buruk, betul dan salah.
agama Islam, fitnah islam dan apa yang sebenanrnya diinginkan dengan kita berislam
mengapa berTuhan
mengapa berjilbab
mengapa puasa
mengapa berzakat
dan zikir hati sebagai pengikat rindu pada Mu
tapi hati terkadang terlalu munafik, terpuruk dalam kegelisahan dosa-dosa dan maksiat yang sudah lama kami tumpuk dan mudah2an masih berbekas di qalbu.
tapi yakinlah ampunan Allah lebih besar, dan putus asa adalah haram!!
maka itu saya terus harus tetap berjalan walaupun hati masih busuk, munafik, kata yang masih berseberangan dengan hati, tindakan yang masih jauh dari kebenaran dan kebaikan.
saya tahu saya dilahirkan untuk menjadi juara! menjadi orang yang bisa membantu orang banyak!
bukan saya tapi kitaa semua adalah juara.
dan saat gelar sang juara itu memang sudah ada di kita sejak lama, sejak dikandung badan,
Tuhan tidak pernah salah, mungkin manusia saja yg begitu cepat putus asa dan sok tau dan kurang mawas diri.
Berjanjilah mulai hari ini sang Juara, kamu harus tetap konsisten untuk selalu bersemangat!!!!!!!
Komentar
Posting Komentar