10.17 am di 11 Maret 2014
duduk sendiri disini di perpustakaan MIP, niat ingin menyelesaikan revisi yang terserak. membingungkan saat tujuan itu bercabang-cabang. kehidupan berputar.. selalu teringat dialog di film the help "tidak selamanya kamu berada dibawah, disuatu pagi saat kamu bangun pagi kamu harus memutuskan "tentang apa pilihan hidupmu.
rencana itu pasti ada, tapi keberanian untuk mengejar impian masih dibantal tidur tadi malam.
mengapa diri begitu pengecut membuka diri untuk menghadapi dunia. sampai kapan terus begini, tapi saya sudah memilih. Memililih untuk menjadi seorang yang bermanfaat bagi orang lain, dengan menjadi enterprenuer, sepertinya hidupnya bebas, bebas bukan berarti tanpa hambatan. semua butuh proses dan sepertinya saya tidak tahan diproses, konsisten adalah syarat utama, ini bukan soal uang saja tp soal bagaimana hidup dengan sebaik-baiknya dengan jiwa yang berada dalam suatu pekerjaan. aku tak ingin jadi robot di dalam kantor, dan ak tak mau jadi pecundang yang setelah gagal hilang dan tak bangkit kembali. aku ingin menjadi manusia biasa, yang banyak memberikan manfaat bagi orang lain. memberikan banyak inspirasi dan yang pasti dapat mengendalikan dan menolong diriku sendiri...
tulisan ini seperti diary, kadang aku merasa apa aku saja yang punya masalah, tapi saat aku terlalu mendengarkan mereka aku seperti kehilanga diriku. atau memang aku belum menemukan diriku, belajar mencintai diri ini butuh proses begitu lama, menyadari bahwa diri ini begitu penting begitu lamaa, pengertian-pengertian yang aku tangkap dan informasi-informasi yang aku anggap tabu masih berputar untuk aku capai.
keinginanku ??? tujuanku ????
bahkan baru-baru ini aku merasakan maknanya...
mungkin selama ini aku tertidur begitu lama, hanya melihat keadaan tanpa bertindak. jiwa ini tertahan begitu lama untuk keluar dan memberikan arti hidup ini,
semoga sang pasangan sejati sang kekasih halal yang jiwanya masih terbang bebas bersama raga, yang rindu untuk kembali bersatu denganku dalam takdir Allah yang masih kupertanyakan,
mengapa orang begitu risau tentang jodoh, begitupun saya,,
ahh,, tak perlu laah dirisaukan cukup tetap ikhtiar dan sayang orang tua, sambl terus berusaha mencari jawaban tentang identitas laki-laki yang selama ini disimpan rapat hohoho
rencana itu pasti ada, tapi keberanian untuk mengejar impian masih dibantal tidur tadi malam.
mengapa diri begitu pengecut membuka diri untuk menghadapi dunia. sampai kapan terus begini, tapi saya sudah memilih. Memililih untuk menjadi seorang yang bermanfaat bagi orang lain, dengan menjadi enterprenuer, sepertinya hidupnya bebas, bebas bukan berarti tanpa hambatan. semua butuh proses dan sepertinya saya tidak tahan diproses, konsisten adalah syarat utama, ini bukan soal uang saja tp soal bagaimana hidup dengan sebaik-baiknya dengan jiwa yang berada dalam suatu pekerjaan. aku tak ingin jadi robot di dalam kantor, dan ak tak mau jadi pecundang yang setelah gagal hilang dan tak bangkit kembali. aku ingin menjadi manusia biasa, yang banyak memberikan manfaat bagi orang lain. memberikan banyak inspirasi dan yang pasti dapat mengendalikan dan menolong diriku sendiri...
tulisan ini seperti diary, kadang aku merasa apa aku saja yang punya masalah, tapi saat aku terlalu mendengarkan mereka aku seperti kehilanga diriku. atau memang aku belum menemukan diriku, belajar mencintai diri ini butuh proses begitu lama, menyadari bahwa diri ini begitu penting begitu lamaa, pengertian-pengertian yang aku tangkap dan informasi-informasi yang aku anggap tabu masih berputar untuk aku capai.
keinginanku ??? tujuanku ????
bahkan baru-baru ini aku merasakan maknanya...
mungkin selama ini aku tertidur begitu lama, hanya melihat keadaan tanpa bertindak. jiwa ini tertahan begitu lama untuk keluar dan memberikan arti hidup ini,
semoga sang pasangan sejati sang kekasih halal yang jiwanya masih terbang bebas bersama raga, yang rindu untuk kembali bersatu denganku dalam takdir Allah yang masih kupertanyakan,
mengapa orang begitu risau tentang jodoh, begitupun saya,,
ahh,, tak perlu laah dirisaukan cukup tetap ikhtiar dan sayang orang tua, sambl terus berusaha mencari jawaban tentang identitas laki-laki yang selama ini disimpan rapat hohoho
Komentar
Posting Komentar