TERJEBAK dalam CITRA MANUSIA
dia itu baik, cantik, solehah, pintar pujian-pujian itu kadang sangat indah didengar tapi terkadang apabila tidak bijak membuat diri terlena.
terlena dalam jebakan "selalu ingin pujian manusia"
ketulusan sebuah hati yang masih dipertanyakan. hati masih belum benar2 mencintai Allah..
sholat tapi belum khusuk, masih seperti kewajiban-kewajiban tanpa arti...
astagfirullah,,,
di media sosial manusia bisa jadi siapa saja, bisa nulis apa saja.. tapi terkadang kita menghujat tanpa kebijaksanaan... penuh emosi, meninggikan ego sebagai manusia kebenaran...
kita butuh solusi dan gerakan,,
bukan hanya menunggu "seseorang" atau "mereka" untuk beraksi..
mulailah dengan diri sendiri...
diri yang belum dewasa ini, ingin mendidik jiwa agar terus bisa berpacu dengan waktu, mengambil pelajaran di setiap perjalanan hidup..
berani berbuat berani bertanggung jawab,,, mengisi waktu dengan manfaat..
jelas berbeda perempuan dan muslimah...
perempuan belum tentu muslimah, muslimah sudah pasti perempuan...
hingga hari ini saya masih mencari, sebuah keberanian untuk tetap melangkah ke masa depan yang masih misteri..
tentang cita-cita yang semakin dekat..
dengan hati yang masih cacat dengan kemunafikan, kemalasan, dan prasangka yang melemahkan...
mungkin ini adalah berkah, dan ada hikmah yang terkandung di dalam setiap perjalanan...
kehidupan yang semakin rumit itu bukan karena dunia memang selalu berubah tetapi terkadang kita terjebak dalam sebuah gaya hidup yang terkadang kehilangan substansi..
seperti pernikahan...
pernikahan selalu identik dengan pesta, perayaan. gaa sedikit orang yang menikah tapi dengan hutang2an...
aku berencana,,, memaknai pernikahan bukanlah kata benda tapi kata sifat...
pernikahan bukan akhir tapi awal dan proses perjalanan hidup sepasang manusia...
pernikahan atas cinta akan ALLAH....
karena cinta manusia begitu banyak kurang dan cacatnya tapi tidak dengan cintanya Allah...
kekal dan abadi..
maka... pernikhan bukan hanya soal wedding... tapi soal bagaimana membangun sebuah pernikahan hingga maut yang memishahkan,,, kebersamaan yang sesungguhnya,,, mudah2an cinta kita nanti adalah cinta yang diridhai Allah danpenuh berkah, penuh cinta, dan penuh manfaat untuk kita semua..
rindu calon imamku... Ya Allah pantaskan aku, kuatkan lah aku dalam sabar, dan iklaskan aku atas smua takdirmu...
Komentar
Posting Komentar