Demorkrasi, PEMILU dan sebaiknya kita bersikap
mual dan enek.. ya mungkin itulah yang bisa tergambar di dalam pemilu tahun ini, ribuan berita informasi tanpa aturan yang jelas dan masih diragukan kebenarannya berseliweran di ruang publik. sampah!
tapi itulah yang harus kita telan, dominasi media tapi dengan masyarakat pengguna yang masih kerdil dalm berfikir secara bijak. sering kita tiba=tiba emosi dengan sebuah statement ataupun berita yang kadang-kadang tidak masuk akal dan membuat masyarakat semakin bingung dalam menentukan pilihannya pada hari ini, Ya 9 juli 2014. SAYA SAJA bingung, yaa diantara keinginan untuk tetap berpolitik atau apatis karena sudah tau bagaimana politik itu sebenarnya,
rakyat dijadikan objek saja, yaa sepertinya sangat sarkas tetapi itulah kenyaataan, politk itu bagi2 kepentingan dengan yaa kawan2 yang satu visi. tapi kawan politik tidak mengenal teman sejati yang ada hanyalah kepentingan sejati itulaah yang terjadi.
saya jatuh cinta dengan sosok jokowi. sebelum tiba2 ia meninggalkan jakarta, ketikaa tiba2 dia menjadi media darling dan sepertinya sedikit dibuat2.. yaa dibuat2 semakin dekat pilpres semakin dibuat-buat. partai pendukung nya sekelas merah, yang sudah terkenal dengan segala macam kader yg preman lah, yang liberalis, yang PKI. tapi saya mencoba untuk tetap percaya bahwa jokowi tidak lalu menjadi representasi partai secara mutlak. walaupun memang tidak mungkin itu terjadi, bahkan ia berhasil menjadi capres juga ada "tunjukan: ibu mega. tidak menjelekan tapi semua punya kekurangan dan kelebihan masing-masing.
hanya prabowo? sosok prabowo yang sepertinya tegas dan punya semangat untuk beberapa kali menjadi calon presiden dan di 2009 ia menjadi wakil untuk mega. tapi ttp sajaa kepentingan bisa berubah kawan....
bahkan 2 calon capres-cawapres dr partai hanura juga hrs pisah kongsi karena di pileg partainya tidak masuk standar. yaa akhirnya skrg si wiratno ke jokowi dan si hari tanoe ke prabowo..
menggelikan... yaa tapi inilah kenyataan...
tulisan ini adalah tulisan terkahir sebelum akhirnya kita tahu siapa presiden kitaa
oke MR.PRESIDEN pliss be nice to Indonesiaaa....
semogaa semua euforia kampanye bukan hanya isapan jempol belaka...Mudah2an Allah meridhoi presiden kali ini...
tapi itulah yang harus kita telan, dominasi media tapi dengan masyarakat pengguna yang masih kerdil dalm berfikir secara bijak. sering kita tiba=tiba emosi dengan sebuah statement ataupun berita yang kadang-kadang tidak masuk akal dan membuat masyarakat semakin bingung dalam menentukan pilihannya pada hari ini, Ya 9 juli 2014. SAYA SAJA bingung, yaa diantara keinginan untuk tetap berpolitik atau apatis karena sudah tau bagaimana politik itu sebenarnya,
rakyat dijadikan objek saja, yaa sepertinya sangat sarkas tetapi itulah kenyaataan, politk itu bagi2 kepentingan dengan yaa kawan2 yang satu visi. tapi kawan politik tidak mengenal teman sejati yang ada hanyalah kepentingan sejati itulaah yang terjadi.
saya jatuh cinta dengan sosok jokowi. sebelum tiba2 ia meninggalkan jakarta, ketikaa tiba2 dia menjadi media darling dan sepertinya sedikit dibuat2.. yaa dibuat2 semakin dekat pilpres semakin dibuat-buat. partai pendukung nya sekelas merah, yang sudah terkenal dengan segala macam kader yg preman lah, yang liberalis, yang PKI. tapi saya mencoba untuk tetap percaya bahwa jokowi tidak lalu menjadi representasi partai secara mutlak. walaupun memang tidak mungkin itu terjadi, bahkan ia berhasil menjadi capres juga ada "tunjukan: ibu mega. tidak menjelekan tapi semua punya kekurangan dan kelebihan masing-masing.
hanya prabowo? sosok prabowo yang sepertinya tegas dan punya semangat untuk beberapa kali menjadi calon presiden dan di 2009 ia menjadi wakil untuk mega. tapi ttp sajaa kepentingan bisa berubah kawan....
bahkan 2 calon capres-cawapres dr partai hanura juga hrs pisah kongsi karena di pileg partainya tidak masuk standar. yaa akhirnya skrg si wiratno ke jokowi dan si hari tanoe ke prabowo..
menggelikan... yaa tapi inilah kenyataan...
tulisan ini adalah tulisan terkahir sebelum akhirnya kita tahu siapa presiden kitaa
oke MR.PRESIDEN pliss be nice to Indonesiaaa....
semogaa semua euforia kampanye bukan hanya isapan jempol belaka...Mudah2an Allah meridhoi presiden kali ini...
Komentar
Posting Komentar