Saya Ingin "membunuh" perempuan ini

yaa saya ingin membunuh perempuan ini, yang begitu terlena dengan waktu, demi kesenangan2 semu yang tak bermanfaat, tentang mimpi-mimpi, ketakutan-ketakutan yang tak tak bermuara pada cahaya.
perempuan ini terombang-ambing dalam lingkungan yang aman, kata-kata yang baik dan pujian yang indah. tetapi sayang hatinya masih saja kosong, meratap ingin diisi dengan sesuatu.
betapa waktu banyak terbuang percuma, mengapa perempuan ini lama sekali sadar bahwa ia sedang dalam kebimbangan yang panjang.
aku saya ingin membunuhnya, selalu terjebak dalam situasi tak punya pilihan.. apa itu, aku sungguh ingin membunuhnya saat tak berani merealisasikan kebenaran, saat tak ingin berkompromi dan memilih apa yang dia inginkan.
celakanya adalah ia juga belum bisa memilih apa yang sebenarnya yang ia inginkan.. ini tulisan paling kelabu dari dasar jiwa yang ingin dikosongkan, ku merasa jiwa ini kosonng tapi ternyata salah, jiwa ini sudah terlalu penuh, ada beberapa yang harus dikreamsikan, rasanya gaya bahasa yang sedikit gelap adalah patutu dicoba untuk jiwa yang terlanjur rapuh dan emosional.
bahkan berharap untuk dicintai pun tidak, sungguh malang perempuan ini, yaa ini sudah menjadi alasan kenapa aku ingin membunuh perempuan ini.
dia tidak tegas memperhitungkan mimpinya, let it flow, tidak bisa dibiarkan lagi, semuanya tidak bisa mengalir apa adannya, kita butuh rencana, tindakan, dan doa yang tak pernah putus.
yaa saya ingin membunuh perempuan ini, begitu lama memendam rasa, yang seharusnya ia pantas mendapatkannya dengan yang lebih baik.
yaa spertinya perempuan ini ketakutan, mungkin ketakutan berbalut kesombongan yang ia tunjukan adala untuk menutupi kekurangnnya...
yaa semua orang punya kekurangan, tapi tak punya mimpi dan visi dia seperti mati sebelum mati, jadi lebih baik aku bunuh dia, dan mengganti perempuan itu dengan yang baru.
perempuan ini idealis, tapi tidak mempunyai standar yang jelas, seperti debu yang terbawa angin.
rasanya ingin aku sampaikan lebih jauh, tapi mati ini tak bisa berkilah lagi, sungguh berat mata ini. mari akhiri sampai disini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

9.40 am

10.17 am di 11 Maret 2014

Kenapa sih?